Mungkinkah aku harus benar-benar pergi jauh darimu dan tidak pernah menemukanmu, setelah sekian waktu berlari, dimana kamu, bagaimana kabarmu, mencari apa yang kamu inginkan, dan setiap hari menunggu diruang maya hanya untuk mengetahui kamu baik-baik saja, mencari adakah kata yang kau tulis akan menggambarkan sesuatu jawaban yang kucari, mencari dan benar-benar mencari apakah ada tentang aku..
Aku hanya seorang lelaki yang terlalu biasa bagimu, berdiri dibalik ketegaran seolah tak pernah terjadi apapun padaku, ya aku baik-baik saja.
Kenapa ku terus menanti jika yang kutemukan adalah dingin. Tidak ada, itu jawaban yang mungkin akan aku dapatkan.
Aaah sudahlah, “jangan terlalu tinggi kamu mencari, karna jatuhnya akan sakit”, “jangan terlalu berharap, nanti kamu akan terjatuh.” gumamku
mungkin setelah nanti ku dapatkan kenyataan yang mungkin membuat ku terjatuh.
Aku akan tetap ada disini, tapi hatimu? Aku tak pernah tau.
Hanya seperti bunga yang berdiri sendiri diatas angin, terseok hujan, dan akan kering karena matahari.
Tadinya kucoba menutup telinga, dan melihat awan, melihat tinggi berharap angin membawa pesan dan senyummu saat tergores senja, namun saat mentari mengoreskan warnanya diufuk timur, dirimu tetap tak akan pernah ada.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar